Tiada Teman Terbaik Melainkan Al Qur’an

Hidup di dunia ini membutuhkan teman, karena kita adalah makhluk sosial. Sebagai contoh seseorang yang ingin mempunyai anak, maka ia harus mempunyai seorang pendamping hidup (suami/ istri). Contoh yang lain Ketua BADKO yang mempunyai program Wisuda dan Khotaman Santri, maka ia membutuhkan puluhan teman sebagai panitia untuk dapat menyelenggarakan acara tersebut dengan baik dan lancar. Teman di dunia dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, namun di akhirat kelak teman hidup di dunia tidak semuanya dapat menolong kita. Setiap orang sibuk dengan urusannya masing-masing untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya ketika hidup di dunia. Salah satu teman yang dapat menolong kita nanti di akhirat adalah Al Qur’an. Yang menjadi pertanyaan adalah sudahkah kita menjadikan Al Qur’an sebagai teman hidup (pedoman hidup) yang dapat menolong kepada kita kelak di akhirat? Agar dapat memenuhi pertolongan tersebut sudah semestinya kita berbuat baik kepadanya yaitu dengan cara berinteraksi (berhubungan).

Sebagai wujud interaksi kita terhadap Al Qur’an, menurut Drs. Mangun Budiyanto dalam bukunya “Menuju Terbentuknya Generasi Qur’ani” disebut dengan gerakan M5A (membaca, menulis, memahami, mengamalkan, dan memasyarakatkan al-Qur’an).

1. Membaca Al Qur’an.

Sebagai seorang muslim kita harus bisa membaca Al Qur’an sebagai langkah awal untuk memahami agama Islam yang mulia ini. Bagi anak usia Pra TK-SD untuk dapat belajar membaca al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dapat melalui TKA/TPA sedangkan bagi yang berusia remaja/ dewasa dapat belajar langsung ke ustadz/ah yang mumpuni dalam bidangnya. Kalau kita sudah dapat membaca al-Qur’an lantas berapa ayat al-Quran yang kita baca setiap harinya? Atau kita malah jarang menyentuhnya bahkan hanya dijadikan pajangan di rumah?

2. Menulis Al Qur’an.

Di samping membaca Al Qur’an di TKA/ TPA dan di sekolah, idealnya santri diajari menulis huruf Arab agar dapat menuliskan ayat-ayat al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang berlaku.

. Memahami Al Qur’an.

Tahap selanjutnya kita dituntut untuk dapat memahami isi kandungan al-Qur’an. Langkah pertama paling tidak kita dapat memahami isi kandungannya dengan membaca terjemahan ayat al-Qur’an dalam bahasa Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan mempelajari ilmu yang dapat membantu memahami isi kandungan ayat al-Qur’an seperti ilmu tafsir, nahwu, shorof, mantik, balaghah, asbabul nuzul dan sebagainya.

4. Mengamalkan Al Qur’an.

Sesungguhnya semua perintah dan larangan Allah sudah tercantum dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah. Agar kita dapat beriman dan bertaqwa serta menguasai IPTEK kita harus selalu belajar (mengaji dan mengkaji) baik ilmu agama maupun ilmu umum sepanjang hayat yang disertai dengan mujahadah, kesabaran, keistiqomahan, dan keikhlasan berniat beribadah kepada Alloh SWT untuk mengharap ridlo-Nya.

5. Memasyarakatkan Al Qur’an.

Yaitu dengan cara mendakwahkan/ mengajarkan al-Qur’an kepada orang lain. Sebagai contoh mengajarkan baca tulis al-Qur’an kepada santri di TKA/TPA, mengajarkan tafsir al-Qur’an di majelis taklim dan sebagainya. Sebagaimana sabda Rosululloh SAW yang artinya, “Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya (HR. Bukhori).

Dengan melaksanakan kelima hal di atas, insya Alloh kita akan mendapatkan syafa’at dari Al-Qur’an kelak di akhirat yang menjadi teman sewaktu hidup di dunia, sebagaimana sabda Rosululloh SAW yang artinya, “ Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al Qur’an itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi pembacanya (yang berpegang pada petunjuk-petunjuknya). (HR. Muslim).

Sedangkan menurut Ustadz Asep Sholahudin Lc. dalam makalahnya yang berjudul “Panduan Puasa Ramadlan dan Amalannya”, bahwa cara berinteraksi dengan al-Qur’an itu ada 4 macam :

1. Tilawah Al Qur’an (membaca Al Qur’an)

2. Tadabbur/ tadarus Al Qur’an (memahami Al Qur’an)

3. Hifdzul Al Qur’an (menghafal Al Qur’an)

4. Al ‘amal bih (mengamalkan Al Qur’an.)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: