Tiada Teman Terbaik Melainkan Al Qur’an

Hidup di dunia ini membutuhkan teman, karena kita adalah makhluk sosial. Sebagai contoh seseorang yang ingin mempunyai anak, maka ia harus mempunyai seorang pendamping hidup (suami/ istri). Contoh yang lain Ketua BADKO yang mempunyai program Wisuda dan Khotaman Santri, maka ia membutuhkan puluhan teman sebagai panitia untuk dapat menyelenggarakan acara tersebut dengan baik dan lancar. Teman di dunia dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, namun di akhirat kelak teman hidup di dunia tidak semuanya dapat menolong kita. Setiap orang sibuk dengan urusannya masing-masing untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya ketika hidup di dunia. Salah satu teman yang dapat menolong kita nanti di akhirat adalah Al Qur’an. Yang menjadi pertanyaan adalah sudahkah kita menjadikan Al Qur’an sebagai teman hidup (pedoman hidup) yang dapat menolong kepada kita kelak di akhirat? Agar dapat memenuhi pertolongan tersebut sudah semestinya kita berbuat baik kepadanya yaitu dengan cara berinteraksi (berhubungan).

Continue reading

Jadilah orang yang terbaik

Bagaimana kabarnya teman-teman? Pasti baik dong, Alhamdulillah. Teman-teman di buletin ini kita punya kolom sendiri lhoo. . . Untuk kali ini kita akan belajar menjadi orang yang terbaik. Teman-teman mau ngga’ jadi orang yang terbaik? Yang ngga’ mau ngacung! Pasti ngga’ ada ya!

Kalau teman-teman mau jadi orang yang terbaik, kakak-kakak dari redaksi punya resepnya. Gimana caranya? Nabi pernah bersabda, “Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (Hadits riwayat Bukhori). Trus bagaimana kita akan melakukannya? Baca terus sampai selesai ya. . . .

Nah, teman-teman kalau kita ingin jadi orang yang terbaik caranya mudah kok. Ngaji dan ngajar ngaji. Wow mudah sekali ya! Teman-teman pasti semuanya sudah ngaji dong. . . teman-teman kan santri TPA. Nah, tinggal ngajinya yang semangat trus pelajaran yang diberikan kakak-kakak Ustadz kita laksanakan dalam kehidupan kita. Pokoknya ngaji terus, tiada hari tanpa ngaji, OK!

Selanjutnya adalah ngajar ngaji. Ngaji aja susah, gimana bisa ngajar? Ya memang harus belajar dulu. Kalau sekiranya kita sudah mampu ngajar, jangan ditunda-tunda lagi, kita kan bisa membantu kakak-kakak Ustadz dengan menyimak adik-adik kita di TPA. Kita kan besok jadi pengganti kakak-kakak Ustadz. Kalau mereka sudah tidak bisa ngajar di TPA lagi, siapa dong yang akan menggantikan kalau bukan kita. Jangan sampai TPA kita macet ya!

Nah, teman-teman itulah resep biar jadi orang yang terbaik diantara kita. Mudah kan? Pokoknya tetap ngaji dan belajar mengajar ngaji, ya! Kita belajar bersama-sama, OK! Wallahu a’lam

Membangun Generasi Qur’ani Menuju Masyarakat Madani

Sungguh dasyat Al Qur’an. Membacanya merupakan ibadah, setiap huruf dinilai satu kebaikan(pahala), isinya merupakan informasi paling lengkap di jagat raya, tidak akan pernah habis untuk dikaji dan sesuai dengan tuntutan jaman. Tidak heran jika orang yang belajar Al Qur’an mendapat predikat sebagai”umat yang terbaik”. Siapa saja mereka? Andakah, diakah, atau, ”saya”.

Jika itu ”Anda”, maka anada adalah orang yang selalu belajar Al Qur’an dan mengajarkannya. Anda belajar Al Qur’an kepada orang yang yang memiliki ilmu tentang Al Qur’an baik tajwid, tafsir, tahfidz dan sebagainya. Subhanalloh, ternyata anda membagikan ilmu yang anda dapatkan dari guru anda kepada adik, anak-baik anak anda maupun anak orang lain. Andalah sebaik-baik umat. Continue reading

Berawal Dari Membaca


Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Kamu mempunyai hobi membaca ? Berbahagialah. Sebab, syarat menjadi penulis salah satunya adalah banyak membaca. Dengan membaca, kita jadi tahu segalanya. Hal yang sebelumnya menjadi misteri, setelah membaca kita jadi ngeh. Membaca akan membuka wawasan kita tentang segala hal. Menyenangkan sekali memang. Waktu SD saja, senang betul bisa membaca buku-buku pelajaran, buku cerita, komik, bahkan “nekat” membaca Koran. Dengan semakin banyak membaca, semakin besar rasa ingin tahu kita. Nggak mengherankan jika kemudian kita selalu ketagihan untuk membaca (terutama baca SMS). Jadi, silahkan baca buku apa saja, selama syar’i, selama kamu sanggup untuk membacanya. Selama matamu masih melek (kalo tidur, kan nggak bisa baca……terus ikan gimana…he…he…he). Continue reading

Base Camp Paling Baru

Sekretariat badko yang selama ini masih nomaden (pindah-pindah) dari satu tempat ke tempat lain membuat keberadaannya belum benar-benar madep mantep netep. Hal ini disebabkan oleh masih dihunting tempat yang strategis dan tingkat onlinenya mendekati 7 hari dalam sepekan pada jam kerja.

Continue reading

Membangun Silaturrohim UNIT TKA-TPA

Agama Islam bagaikan sebuah bangunan, atau laksana satu tubuh yang tersusun atas berbagai sistem organ yang setiap sistem ini memiliki peran dan fungsi masing-masing sehingga bisa mendukung untuk terciptanya tubuh yang sehat dan fit. Jika terdapat masalah sedikit saja dengan satu sistem organnya, maka seluruh tubuh akan merasakan dampaknya. Inilah yang kemudian disebut sebagai ‘empati’ tubuh, saling merasakan apa yang dirasakan yang lain. Begitu pula dalam tubuh BADKO kecamatan Srandakan ini, memiliki banyak sistem organ  yaitu seluruh unit TKA-TPA yang ada di seantero Srandakan. Untuk mewujudkan tubuh BADKO yang dinamis, sehat, dan penuh dengan semangat prestasi dan karya, koordinasi antar sistem organ harus diupayakan secara intensif dan integral. Continue reading

Pengurus BADKO 2006-2009

Ketua:

Arif Setiawan (ketua umum)

Robbani ( Ketua I )

Supardi ( ketua II ) Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.